
MILAN - Valentino Rossi boleh menjadi pembalap MotoGP tersukses di planet ini. Namun disela-sela kesibukannya menjalankan rutinitas balapnya musim ini, The Doctor tetap tidak absen memantau perkembangan klub kesayangannya, Inter Milan.
Ya, Rossi memang menjadi Internisti yang tidak patut dipertanyakan keloyalannya dan semua orang tentu tahu itu. Namun bagaimana Rossi bisa jatuh cinta kepada Nerazzurri tentu hanya sedikit orang yang tahu.
Rossi sendiri mengakui dirinya mulai jatuh cinta terhadap Inter Milan saat sang fenomenal Ronaldo datang ke San Siro pada 1997 lalu. Kekagumannya pada striker asal Brasil itu secara perlahan menyeret hati
Rossi kepada klub milik Massimo Moratti itu. Padahal, Rossi kecil dulu sangat mencintai Sampdoria.
"Saya menjadi fans Inter karena kedatangan Ronaldo. Sebelumnya saya tidak terlalu mengikuti sepak bola," ujar Rossi seperti yang dilansir goal, Kamis (5/6/2008).
"Ketika saya kecil saya mendukung Sampdoria, karena semua orang menjadi Interisti, Milanisti atau Juventini, dan saya memilih La Samp yang kuat saat ada Vialli dan Mancini. Kemudian Ronaldo datang dan ini membuat saya tertarik," ujar Rossi.
Saat dikonfirmasi mengenai pemecatan Roberto Mancini dan pengangkatan Jose 'The Spesial One' Mourinho, tersirat Rossi lebih memilih Mancini.
"Mancini? Saya minta maaf melihat dia pergi, karena dia adalah pelatih yang memberikan banyak kemenangan," ujar pembalap berusia 29 tahun.
"Namun saya rasa keretakan terjadi, meskipun saya lihat hanya kecil. Pada suatu hari nanti, saya harap dia akan kembali," tambah pembalap Fiat Yamaha.
Saat ditanya mengenai pelatih baru Inter, Rossi memang terlihat sedikit tidak suka, bahkan menyindirnya.
"Mourinho selalu terlihat percaya diri. Saya sering dengar dia berkata ?kami akan menang malam ini, ini bukan pertandingan, kami lebih kuat' dan kemudian timnya kalah 2-0," sindir Rossi.
"Mari kita lihat apa yang akan terjadi karena saya rasa Inter adalah sebuah tim yang sulit diatur. Mungkin dia akan menemui beberapa masalah karena dia bukan orang Italia," ujar Rossi.
Dalam kesempatan itu Rossi juga ditanya mengenai sosok Massimo Moratti. Menurut Rossi, Moratti adalah sosok terpenting Nerazzurri meskipun terkadang terlalu bernafsu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar